Makanan

Cheetos, Cemilan Jagung yang Populer di Dunia

Sejak dulu hingga sekarang cemilan jagung menjadi salah satu cemilan yang paling diminati dan populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu cemilan berbahan dasar jagung yang paling banyak diminati tersebut adalah Cheetos.

Cemilan jagung renyah ini berasal dari Amerika Serikat. Sejak kemunculannya, cemilan ringan ini sudah menjadi incaran banyak masyarakat karena menawarkan cita rasa yang nikmat dan cocok di lidah.

Fakta Menarik dan Unik Seputar Cheetos

Generasi 90-an pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan cemilan berupa Cheetos. Cemilan keripik jagung yang menawarkan cita rasa yang nikmat dan bikin nagih. Makanan ringan ini memiliki maskot citah yaitu chester.

Cemilan jagung asal Amerika Serikat ini pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1993. Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa fakta menarik tentang cemilan jagung asal AS tersebut.

  1. Sejarah cemilan Cheetos

Cemilan jagung renyah sejuta umat ini pertama kali dibuat setelah terjadinya Perang Dunia ke II. Dimana pada tahun 1948 Charles Elmer Doolin di Dallas, Texas, Amerika Serikat menemukan sebuah cemilan sehat yang nikmat dari bahan dasar jagung. Namun pada saat itu Charles belum memiliki sumber daya untuk mengenalkan makanan tersebut ke pasaran.

Nah, untuk memasarkan produknya, Charles Doolin akhirnya bermitra dengan Herman W. Lay pengusaha keripik kentang yang bernama Fritatos. Akhirnya pada tahun 1961, Cheetos berhasil memikat banyak konsumen dan sukses di pasaran. Akhirnya kedua perusahaan Lay dan Doolin ini memutuskan untuk bergabung menjadi Frito-Lay Inc.

  1. Produk yang paling terkenal

Produk pertama Cheetos yang paling banyak digemari masyarakat adalah Crunchy Cheetos. Produk tersebut pertama kali dijual pada tahun 1948 dan dijual laris dipasaran sampai sekarang. Agar pelanggan tidak bosan, pada tahun 1971, perusahaan Doolin ini menawarkan produk baru yaitu Cheetos Puffs.

Kedua produk yang ditawarkan memiliki tekstur dan bentuk yang berbeda. Kalau produk pertamanya Crunchy memiliki bentuk yang tak beraturan dan langsing, serta memiliki tekstur keras garing. Sementara produk barunya Cheetos Puff ini lebih berisi dan ringan saat digigit.

  1. Memiliki maskot

Pada saat pertama kali kemunculan Cheetos di pasaran pada tahun 1971, Cheetos memiliki maskot berupa animasi tikus dengan nama Cheetos mouse. Kemudian pada tahun 1986, maskot Cheetos mouse digantikan oleh Chester Cheetah dan bertahan sampai sekarang.

  1. Flamin’ hot Cheetos menjadi varian yang banyak minati

Varian terbaru Cheetos yang paling populer di luar negeri adalah Flamin’hot Cheetos. Penemuan Cheetos pedas ini berasal dari Richard Montanes petugas kebersihan  yang putus sekolah di usia 12 tahun. Dirinya menyampaikan ide untuk membuat Cheetos dengan cita rasa pedas. Inspirasi untuk membuat Cheetos pedas berasal dari jajanan jagung di Meksiko.

Akhirnya pada tahun 1990-an, Flamin’Hot Cheetos pertama kali diluncurkan, hasilnya sukses besar. Banyak kalangan masyarakat yang tertarik dan suka dengan varian baru Cheetos pedasnya. Atas kesuksesan tersebut Montanez naik jabatan menjadi wakil presiden eksekutif.

Kalau kamu tertarik untuk mendapatkan jajanan Cheetos dengan berbagai varian rasa, kamu bisa langsung kunjungi marketplace Blibli.com. Jadi dengan mengunjungi marketplace tersebut kamu bisa belanja lebih mudah dan praktis. Bahkan kamu bisa mendapatkan harga menarik karena sering ada promo spesial.

Demikianlah penjelasan mengenai fakta unik dan menarik seputar Cheetos, produk jajanan jagung yang terkenal dari Amerika Serikat. Apabila kamu tertarik untuk mencobanya bisa belaja saja lebih aman dan praktis di Blibli.com. semoga informasi ini bermanfaat untuk menambah wawasan tentang Cheetos jajanan terpopuler.

 

 

 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close